Komentar Terbaru
    Arsip
    Kategori

    Setelah sebelumnya membahas learnability dari JakartaNotebook.com, sekarang beralih ke Efisiensi, yaitu setelah pengguna telah belajar desain, seberapa cepat mereka dapat melakukan task-task?

    Untuk menilai efisiensi itu, saya mencoba membuat skenario-skenario cara penyelesaian task user di Jaknot.

    Skenario pertama, saya seorang user yang sekedar melihat-lihat situs Jaknot. Di halaman depan yang ramai itu saya melihat ada produk yang sudah saya kenal. Karena saya sudah mengenalnya, saya akan langsung menekan “add to cart” lalu ingin langsung transfer.

    Langsung saja kita praktekkan, saya sebagai user membuka situs Jaknot lalu scroll kebawah dan menemukan Nokia Booklet 3G yang saya sudah tahu semua spesifikasinya dan di Jaknot dijual sangat murah…

    Tanpa berpikir panjang, saya langsung klik add to cart dan kita langsung dibawa ke halaman shopping cart. Saya juga memilih daerah pengiriman menjadi Bogor dan segera setelah saya pilih Bogor, langsung muncul biaya pengiriman dan total transfer.

    Saya scroll ke bawah dan mendapati form isian yang harus saya isi. Setelah saya isi, langsung muncul pemberitahuan tentang jumlah transfernya yang disajikan dengan message box. Setelah saya klik OK, saya dapat mendownload nota pembelian. Saya harus segera transfer ke salah satu rekening di situ agar transaksi itu dapat diproses.

    Selanjutnya, saya melakukan transfer via sms banking, lalu saya ingin konfirmasi… Apa yang terjadi? tidak ada keterangan yang jelas kemana saya harus konfirmasi. Setelah diteliti lagi ternyata tombol konfirmasi ada dibagian atas dengan keadaan yang seperti disable, cukup membingungkan.

    Saya kira alur pembelian di Jaknot di skenario ini cukup baik, hanya dibutuhkan 2 halaman saja sampai user bisa transfer, sangat efisien bagi saya melihat beberapa situs e-commerce lain membutuhkan lebih dari 4 halaman untuk menyelesaikan pembelian. Di sisi lain Jaknot harus memperbaiki informasi di dalam situsnya sehingga kita sebagai user tidak bingung.

    Leave a Reply